![]() |
| Wawancara Eksklusif Riri Satria (Foto: Khusnul Khatimah) |
Jakarta, Media Kota – Cara menghadapi orang yang menolak perubahan ialah tidak perlu ditanggapi hal tersebut, semua membutuhkan waktu. Hal yang perlu dilakukan hanya belajar, belajar, dan belajar.
Ketua Kominitas Jagat Sastra Milenia Riri Satria dalam wawancara di Taman Ismail Marzuki pada Sabtu, (27/11). Ia mengatakan bahwa ketika mereka menolak perubahaan mereka akan rugi sendiri.
“Ada sampai hari ini orang tidak mau menggunakan Microsoft Word lebih nyaman menggunakan mesin tik itu tidak apa-apa, tetapi amat disayangkan mereka tidak akan mendapatkan aktivitas untuk merevisi kembali. Menolak perubahan itu tidak dihadapi, tetapi dikasihani,” ujarnya.
Puisi juga dapat memanusiakan manusia dengan kepekaan batin. “Ketika berada di dunia research itu merupakan dunia yang sangat rasional. Setiap kita berbicara itu harus ada bukti fakta empirisnya. Begitu juga kita berada di dunia bisnis semua dengan perhitungan. Manusia sangat mendewakan akal, nalar, pemikiran, dan perasaan. Puisi membuat Riri mengasah kepekaan,” penjelasannya.
Cara yang harus dilakukan untuk penyair dan sastrawan untuk mengatasi teknologi dan revolusi industri yang terus berkembang ialah dengan adanya kemauan dan belajar. “Jawabannya hanya satu, yaitu belajar dan ada kemauan. Ada empat manusia dalam menghadapi perubahaan, ketika yang terjadi adalah menolak perubahan apapun itu akan ditolak. Hal yang harus dilakukan ialah open minded (terbuka untuk perubahan) dan belajar,” ujarnya. (KK)
Ketua Kominitas Jagat Sastra Milenia Riri Satria dalam wawancara di Taman Ismail Marzuki pada Sabtu, (27/11). Ia mengatakan bahwa ketika mereka menolak perubahaan mereka akan rugi sendiri.
“Ada sampai hari ini orang tidak mau menggunakan Microsoft Word lebih nyaman menggunakan mesin tik itu tidak apa-apa, tetapi amat disayangkan mereka tidak akan mendapatkan aktivitas untuk merevisi kembali. Menolak perubahan itu tidak dihadapi, tetapi dikasihani,” ujarnya.
Puisi juga dapat memanusiakan manusia dengan kepekaan batin. “Ketika berada di dunia research itu merupakan dunia yang sangat rasional. Setiap kita berbicara itu harus ada bukti fakta empirisnya. Begitu juga kita berada di dunia bisnis semua dengan perhitungan. Manusia sangat mendewakan akal, nalar, pemikiran, dan perasaan. Puisi membuat Riri mengasah kepekaan,” penjelasannya.
Cara yang harus dilakukan untuk penyair dan sastrawan untuk mengatasi teknologi dan revolusi industri yang terus berkembang ialah dengan adanya kemauan dan belajar. “Jawabannya hanya satu, yaitu belajar dan ada kemauan. Ada empat manusia dalam menghadapi perubahaan, ketika yang terjadi adalah menolak perubahan apapun itu akan ditolak. Hal yang harus dilakukan ialah open minded (terbuka untuk perubahan) dan belajar,” ujarnya. (KK)


0 Comments
Posting Komentar