![]() |
| Keadaan Pantai Teleng Ria, Pacitan, Jawa Timur (Foto: Khusnul Khatimah) |
Pada 25 April 2023, saya berkunjung ke Pantai Teleng Ria. Perjalanan dimulai dari Kecamatan Mlarak yang memakan waktu sekitar dua jam. Sepanjang perjalanan hampir melewati jalanan berkelok pegunungan. Perjalanan dua jam tersebut tidak mudah bagi saya karena harus menahan pusing dan mual di dalam mobil.
Sesampainya di Pacitan terpampang besar tulisan “Bumi Kelahiran SBY”di bawah tulisan “Pacitan”. Pacitan merupakan tempat kelahiran Presiden RI ke-6 Bambang Susilo Yudhoyono (SBY), jadi tidak heran terdapat gapura tersebut di sana.
Bahkan saya melewati jalanan yang sempat longsor beberapa waktu lalu. Bila dikata apakah tidak ada jalan lain? tidak ada, kata bapak saya. Terpaksa saya dan keluarga melewati jalanan tersebut pulang dan pergi. Jalanan itu bahkan hanya dibuka satu jalur dan diatur oleh dua orang agar tetap aman untuk dilewati. Perasaan gelisah tentunya ada, namun apalah daya kami harus tetap melanjutkan perjalanan.
Meskipun jalanan berkelok, jalanan tersebut tetap ramai oleh masyarakat sekitar. Hal ini terjadi karena jalanan tersebut merupakan jalanan utama yang digunakan masyarakat. Selain menuju Pantai Teleng Ria, jalanan tersebut dapat menuju Pantai Klayar yang letaknya diujung.
Perjalanan dua jam tersebut tidak sia-sia. Pemandangan indah laut menarik perhatian pengunjung. Pantai tersebut dikelilingi oleh bukit berhijau. Panorama yang indah, terlebih pengunjung di sana tidak sebanyak yang saya pikirkan.
Jika ingin memasuki pantai tersebut harus membayar Rp15.000/orang. Dengan harga tersebut, sudah dapat menikmati pemandangan indah pantai. Selain itu, terdapat kolam renang di dalamnya yang tidak perlu mengeluarkan uang kembali.
Angin berhembus dengan kencang dengan ombak sehingga tinggi tidak dianjurkan untuk berenang di pantai. Selain itu, terdapat dua orang penjaga pantai di sana untuk mengawasi keadaan Pantai Teleng Ria.
Sebagaimana pantai pada umumnya, tempat tersebut menyediakan kios-kios tempat makan, suvenir, dan sebagainya. Selain itu, terdapat kios makanan laut yang sudah dimasak. Pertama kalinya saya menemukan kios yang menjualkan banyak makanan matang. Bahkan harganya tergolong murah, dengan mengeluarkan uang Rp17.000 sudah mendapatkan udang matang 1/4 ons.
Pantai tersebut sangat memanjakan mata pengunjung. Saya sangat puas setibanya di sana. Namun, perjalanannya itu membuat saya akan berpikir kembali jika ingin mengunjungi pantai tersebut. Bila tiba di sana, berpuaslah menikmati Pantai Teleng Ria sebelum memutuskan untuk kembali.


0 Comments
Posting Komentar