![]() |
| Hasil masakan bersama (Foto: Khusnul Khatimah) |
Menjelang akhir tahun, tiap orang pastinya telah menyiapkan berbagai rencana. Ada yang berkumpul dengan keluarga, pergi ke luar untuk jalan-jalan, bahkan pulang ke kampung halaman. Tiap orang memiliki pilihan masing-masing untuk menikmati pesta akhir tahun. Meskipun itu hanya tetap di dalam rumah.
Begitu pun dengan Diandra, menikmati akhir tahun dengan teman-teman. Mulai dari jam tiga sore, Diandra berangkat dari rumah menuju tempat berkumpul yang telah disepakati. Merencanakan apa saja yang akan dilakukan malam hari hingga pagi. Diandra dan teman-teman sepakat akan menginap selama satu malam.
Beberapa jam kemudian, teman-teman mulai datang silih berganti. Lengkap sudah perkumpulan ini yang berjumlah lima orang termasuk dengan Diandra. Diandra dan teman-teman kenal sejak SMP dan masih menjalin hubungan hingga saat ini.
Kelima orang tersebut ialah Hana, Sarah, Qori, dan Khusnul. Sebenarnya, terdapat enam orang dalam pertemanan ini. Teman keenam ini bernama Nida. Namun, Nida tidak bisa datang karena masih ada kerjaan di Bogor.
Setelah tiba di rumah yang telah disepakati, semua menonton film meskipun tidak dari awal. Selagi menunggu film selesai, Diandra mencatat apa saja yang akan dibeli nanti malam. Semua sepakat untuk memasak tom yam dan membakar sosis.
Kelima orang tersebut ialah Hana, Sarah, Qori, dan Khusnul. Sebenarnya, terdapat enam orang dalam pertemanan ini. Teman keenam ini bernama Nida. Namun, Nida tidak bisa datang karena masih ada kerjaan di Bogor.
Setelah tiba di rumah yang telah disepakati, semua menonton film meskipun tidak dari awal. Selagi menunggu film selesai, Diandra mencatat apa saja yang akan dibeli nanti malam. Semua sepakat untuk memasak tom yam dan membakar sosis.
Melihat langit yang mulai menggelap, Diandra telah berganti baju. Beruntung langit malam ini mendukung untuk pergi keluar. Dengan mengeluarkan motormu, mulailah tancap gas menuju Carrefour.
Jalanan ramai oleh kendaraan roda empat dan roda dua, meskipun itu pada malam hari. Hal ini dikarenakan hari Sabtu atau dikenal dengan ‘malming’, di mana banyak orang bepergian untuk keluar.
Perjalanan berjalan dengan lancar, sekitar 30 menit sampai tempat tujuan. Carrefour di Bintaro terlihat ramai oleh pengunjung. Diandra dan teman-teman, langsung pergi ke tempat yang menyediakan aneka sosis dan tom yam. Tidak lupa untuk membeli mie dan sawi sebagai pelengkap makanan.
Setelah selesai berbelanja, Diandra menaiki motor yang dikendarai oleh salah satu temanmu. Perjalanan pulang pun masih banyak kendaraan roda dua dan roda empat berlalu-lalang. Dengan menggunakan jalan pintas, perjalananmu menjadi lebih cepat sampai tujuan.
Setelah tiba di rumah, Diandra dan teman-teman menyiapkan peralatan untuk memasak. Diandra memilih untuk membantu dibagian membakar. Mengeluarkan bahan yang diperlukan, dirimu mengambil sosis yang berada di dalam totebag. Dengan membagi tugas, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai.
Tom yam dan sosis bakar telah siap dihidangkan. Diandra makan dengan lahap sembari berbincang ringan. Memasak dan membersihkan peralatan juga dibagi menjadi dua tugas. Diandra mengangkat semua peralatan masak ke wastafel dan teman lain yang membersihkan.
Tak terasa langit semakin malam. Mengobrol dengan teman memang hal seru yang tak terasa memakan waktu. Sementara jam dinding terus bergerak, Diandra membersihkan diri sebelum tidur.
Dalam satu kamar diisi oleh lima orang. Diandra memilih tidur di kasur yang di tempati oleh ketiga teman lain. Sebelum tidur, Diandra membuka sedikit obrolan tentang kehidupan, overthinking lebih tepatnya. Namun, dengan memiliki teman di sisimu saat ini, dirimu akan mendapatkan saran-saran yang berguna.
Bulan semakin meninggi, jam semakin cepat berlalu, dan Diandra mulai tertidur pulas. Semua kegiatan pada malam tersebut cukup menguras tenaga. Setelah bercerita, satu-persatu mulai masuk ke alam mimpi. Meskipun tiap orang memiliki perbedaan pendapat, kelima serangkai tersebut selalu berhasil mengambil jalan tengah.
Matahari mulai menanjak ke permukaan bumi, Diandra membangunkan teman-teman untuk sarapan. Sarapan kali ini disediakan oleh pekerja rumah tangga, dirimu tidak perlu memasak kembali. Nasi goreng telah disajikan di meja makan.
Setelah selesai makan, Diandra kembali menanyakan rencana sebelumnya untuk berenang. Semua setuju dan langsung menyiapkan diri. Sebenarnya, salah satu teman Diandra sudah meniatkan diri untuk tidak ikut serta. Dengan keahlian Diandra dalam membujuk orang lain, akhirnya teman tersebut setuju untuk ikut.
Kolam renang terlihat ramai pada hari Minggu. Menjejakkan telapak kaki sebelum menceburkan seluruh tubuhmu ke dalam air, salah satu cara untuk mengukur suhu. Berenang dengan gaya dan ilmu seadanya dirimu mempraktikkan itu. Cukup lama berada di kolam yang sama, dirimu mencoba ke kolam anak-anak.
Diandra bersama dengan anak kecil di kolam tersebut, menunggu ember penuh untuk tumpah. Tidak ada kata malu untuk Diandra, meskipun umur terlampau jauh dengan anak kecil tersebut. Selagi dirimu senang melakukan itu.
Perjalanan berjalan dengan lancar, sekitar 30 menit sampai tempat tujuan. Carrefour di Bintaro terlihat ramai oleh pengunjung. Diandra dan teman-teman, langsung pergi ke tempat yang menyediakan aneka sosis dan tom yam. Tidak lupa untuk membeli mie dan sawi sebagai pelengkap makanan.
Setelah selesai berbelanja, Diandra menaiki motor yang dikendarai oleh salah satu temanmu. Perjalanan pulang pun masih banyak kendaraan roda dua dan roda empat berlalu-lalang. Dengan menggunakan jalan pintas, perjalananmu menjadi lebih cepat sampai tujuan.
Setelah tiba di rumah, Diandra dan teman-teman menyiapkan peralatan untuk memasak. Diandra memilih untuk membantu dibagian membakar. Mengeluarkan bahan yang diperlukan, dirimu mengambil sosis yang berada di dalam totebag. Dengan membagi tugas, pekerjaan menjadi lebih ringan dan cepat selesai.
Tom yam dan sosis bakar telah siap dihidangkan. Diandra makan dengan lahap sembari berbincang ringan. Memasak dan membersihkan peralatan juga dibagi menjadi dua tugas. Diandra mengangkat semua peralatan masak ke wastafel dan teman lain yang membersihkan.
Tak terasa langit semakin malam. Mengobrol dengan teman memang hal seru yang tak terasa memakan waktu. Sementara jam dinding terus bergerak, Diandra membersihkan diri sebelum tidur.
Dalam satu kamar diisi oleh lima orang. Diandra memilih tidur di kasur yang di tempati oleh ketiga teman lain. Sebelum tidur, Diandra membuka sedikit obrolan tentang kehidupan, overthinking lebih tepatnya. Namun, dengan memiliki teman di sisimu saat ini, dirimu akan mendapatkan saran-saran yang berguna.
Bulan semakin meninggi, jam semakin cepat berlalu, dan Diandra mulai tertidur pulas. Semua kegiatan pada malam tersebut cukup menguras tenaga. Setelah bercerita, satu-persatu mulai masuk ke alam mimpi. Meskipun tiap orang memiliki perbedaan pendapat, kelima serangkai tersebut selalu berhasil mengambil jalan tengah.
Matahari mulai menanjak ke permukaan bumi, Diandra membangunkan teman-teman untuk sarapan. Sarapan kali ini disediakan oleh pekerja rumah tangga, dirimu tidak perlu memasak kembali. Nasi goreng telah disajikan di meja makan.
Setelah selesai makan, Diandra kembali menanyakan rencana sebelumnya untuk berenang. Semua setuju dan langsung menyiapkan diri. Sebenarnya, salah satu teman Diandra sudah meniatkan diri untuk tidak ikut serta. Dengan keahlian Diandra dalam membujuk orang lain, akhirnya teman tersebut setuju untuk ikut.
Kolam renang terlihat ramai pada hari Minggu. Menjejakkan telapak kaki sebelum menceburkan seluruh tubuhmu ke dalam air, salah satu cara untuk mengukur suhu. Berenang dengan gaya dan ilmu seadanya dirimu mempraktikkan itu. Cukup lama berada di kolam yang sama, dirimu mencoba ke kolam anak-anak.
Diandra bersama dengan anak kecil di kolam tersebut, menunggu ember penuh untuk tumpah. Tidak ada kata malu untuk Diandra, meskipun umur terlampau jauh dengan anak kecil tersebut. Selagi dirimu senang melakukan itu.
Memakan waktu sekitar empat jam untuk berenang, Diandra dan yang lain memutuskan untuk membersihkan diri. Setelah itu, semua memutuskan untuk pulang ke rumah masing-masih, sesudah menghabiskan satu malam bersama.
“Kapan-kapan nginep lagi yuk,” ucap Diandra. Padahal baru saja keluar pintu parkir kolam renang. Random, memang kepribadian Diandra. Kelima serangkai tersebut melakukan perpisahan di tempat parkir, semoga pertemuan selanjutnya lengkap berenam.
Menghabiskan waktu bersama orang yang membuat nyaman merupakan hal terpenting. Tidak ada kata lelah jika bertemu dengan teman yang sefrekuensi. Terlebih lagi tahun akan berganti, sebelum tahun berganti berikanlah kesan baik pada tahun tersebut. Akhir tahunmu akan lebih berkesan bersama orang yang kamu sayangi.
Menghabiskan waktu bersama orang yang membuat nyaman merupakan hal terpenting. Tidak ada kata lelah jika bertemu dengan teman yang sefrekuensi. Terlebih lagi tahun akan berganti, sebelum tahun berganti berikanlah kesan baik pada tahun tersebut. Akhir tahunmu akan lebih berkesan bersama orang yang kamu sayangi.


0 Comments
Posting Komentar