![]() |
| Cover Cerita Anak Kucing (Sumber : Gramedia.com) |
Judul buku : Cerita Anak Kucing
Penulis : Nabila Anwar
Penyunting : Yenni Saputri
Ilustrator : Ajeng Runi
Tahun terbit : 2018
Ringkasan Isi : Tama memiliki seekor kucing betina. Kucing tersebut melahirkan empat ekor anak kucing yang lucu dan menggemaskan. Tama merawatnya sebaik mungkin. Mulai dari memberinya makan, mengajaknya main, memandikannya, dan bertanggung jawab atas kenakalan anak-anak kucing tersebut. Sebelum Tama memandikan mereka selalu ada aksi kejar-tangkap. Begitu pula, saat mereka tidak bisa turun dari ranting pohon, Tama membantunya untuk turun. Selain itu, isi buku tersebut menceritakan sudut pandang kucing dalam melaksanakan aksinya, seperti alasan mereka membenci mandi karena tidak suka air. Mereka lebih suka dimandikan oleh ibunya dengan menjilati tubuh mereka sambil minum susu.
Komentar : Buku ini memenuhi syarat untuk terbit karena telah memenuhi penilaian unsur dari Dikdasmen. Dalam segi dasar haluan negara dan keamanan nasional, buku ini tidak berbahaya. Kemudian dalam segi bahasa, ejaan yang dituliskan sesuai dengan bacaan anak-anak. Selain itu, dalam segi fisik, buku ini telah sesuai dengan target pembacanya. Ilustrasi berwarna yang disajikan terdapat di tiap halamannya, serta diberikan sedikit penjelasan sehingga anak-anak tidak akan bosan saat membacanya. Penggunaan hurufnya tidak kaku disesuaikan dengan target pembacanya.
Opini : Buku ini sangat bagus karena memberikan beberapa informasi terkait kucing yang dibalut dengan cerita fiksi. Selain teks, juga terdapat ilustrasi yang membuat cerita lebih berwarna dan menarik perhatian anak-anak sehingga buku ini sangat cocok untuk mereka.
Penulis : Nabila Anwar
Penyunting : Yenni Saputri
Ilustrator : Ajeng Runi
Tahun terbit : 2018
Ringkasan Isi : Tama memiliki seekor kucing betina. Kucing tersebut melahirkan empat ekor anak kucing yang lucu dan menggemaskan. Tama merawatnya sebaik mungkin. Mulai dari memberinya makan, mengajaknya main, memandikannya, dan bertanggung jawab atas kenakalan anak-anak kucing tersebut. Sebelum Tama memandikan mereka selalu ada aksi kejar-tangkap. Begitu pula, saat mereka tidak bisa turun dari ranting pohon, Tama membantunya untuk turun. Selain itu, isi buku tersebut menceritakan sudut pandang kucing dalam melaksanakan aksinya, seperti alasan mereka membenci mandi karena tidak suka air. Mereka lebih suka dimandikan oleh ibunya dengan menjilati tubuh mereka sambil minum susu.
Komentar : Buku ini memenuhi syarat untuk terbit karena telah memenuhi penilaian unsur dari Dikdasmen. Dalam segi dasar haluan negara dan keamanan nasional, buku ini tidak berbahaya. Kemudian dalam segi bahasa, ejaan yang dituliskan sesuai dengan bacaan anak-anak. Selain itu, dalam segi fisik, buku ini telah sesuai dengan target pembacanya. Ilustrasi berwarna yang disajikan terdapat di tiap halamannya, serta diberikan sedikit penjelasan sehingga anak-anak tidak akan bosan saat membacanya. Penggunaan hurufnya tidak kaku disesuaikan dengan target pembacanya.
Opini : Buku ini sangat bagus karena memberikan beberapa informasi terkait kucing yang dibalut dengan cerita fiksi. Selain teks, juga terdapat ilustrasi yang membuat cerita lebih berwarna dan menarik perhatian anak-anak sehingga buku ini sangat cocok untuk mereka.


0 Comments
Posting Komentar