Ilustrasi Photocard NCT (Foto : Khusnul Khatimah)

Jakarta, Media Kota – Qori Annisa merupakan owner Grup Order Gawi Bawi Bo, seorang mahasiswa semester empat yang April lalu genap berumur 20 tahun. Usia tergolong muda, ia memberanikan diri membuka bisnis photocard dengan niat awal hanya ingin mengisi waktu luang. Bisnis yang dirintisnya saat ini mulai mengalami peningkatan perlahan.

“Alasan saya menjalankan bisnis ini karena dua tahun lalu saya pernah menjalankannya dan sistemnya kurang lebih sama. Sehingga saya mulai mengembangkannya kembali bersama teman saya. Selain itu, bisnis ini sudah banyak di kalangan K-Popers sehingga saya berani memulainya,” ujar Qori.

Qori menyebut menghasilkan uang sambil fangirling mendapatkan lebih banyak informasi tentang berita K-Pop. “Sebenarnya banyak cara menghasilkan uang sambil fangirling-an, seperti menjual merchandise, fanart, album, dan banyak lagi. Berbisnis seperti ini kita menjadi lebih update tentang berita terbaru dari idola K-Pop. Hal ini menjadi salah satu penunjang agar bisnis dapat berjalan terus,” ujar Qori. Fangirling merupakan kegiatan penggemar untuk memenuhi hasratnya akan kebutuhan mengomsumsi produk budaya popular yang digemarinya.

Dalam membeli photocard ini memiliki sistem sedikit berbeda dengan bisnis lainnya. “Sistemnya ialah saya beli dahulu barangnya di-seller korea melalui Twitter. Lalu melalui Twitter juga barangnya dijual dan dipromosikan kembali. Selanjutnya, barang dikirim ke Indonesia dan dikirim ke alamat rumah saya. Setelah itu barang baru bisa dikirim ke alamat pembeli,” jelasnya.

Photocard-nya saat ini sudah terjual sekitar dua ratus buah untuk 25 batch. “Keuntungan yang dihitung berdasarkan per-batch. Satu batch bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp30.000−Rp100.000 tergantung dengan harga yang kami beli,” ucapnya.

Dalam berjualan photocard ini Qori mendapatkan sebuah keuntungan. Semula pembeli tidak mencapai sepuluh orang, sekarang sudah terjual sekitar dua ratus photocard. Fangirling tidak menghambat sesuatu, jika waktunya dapat digunakan dengan sebaik-baiknya. (KK)